Selasa, 25 Januari 2011

CERPEN Sahabat Atau Cintakah Yang Aku Pilih

          SAHABAT ataukah CINTAkah yang harus ku pilih?     Hidup akan indah bila kita masih memiliki seseorang yang kita sayangi,seperti aku,aku masih memiliki orang tua yang sayang dengannya dan saudara laki-lakinya yang sangat menggemaskan yang masih kelas 3 SD.Serta tak luput mempunyai seorang sahabat yang baik yang selalu bersama ketika dia duka,lara pun senang.Aku mempunyai sahabat dia bernama Mia dan Rahma.Kemana-mana kami selalu bersama seperti layaknya besi dan magnet yang sulit dipisahkan.Kami pertama kenal ketika pertama MOS dan memulai sekolah di SMA,Ketika itu Rahma duduk sendirian dan tak sengaja aku menghampirinya dan berkenalan.Setelah kami berbincang-bincang cukup lama datanglah seorang anak perempuan cantik putih bertai lalat di bawah bibir yang tipis.Tai lalatnya itu membuat wajahnya menjadi manis dan disegani oleh kaum Adam.          “Hai….Rahma dah lama nunggunya yach???”kata perempuan itu“Ea…lama banget,kamu dari mana saja????kata Rahma“Maaf yach aku berangkatnya siang ,soalnya bangunnya kesiangan…hehehe” jawab Perempuan yang berbicara dengan Rahma sambil tersenyum.“Oa,untungnya ada Via yang menemani aku disini,Mi kenalin ini Via teman sekelas kita juga lho.Oa vi kenalin ini teman satu bangku aku namanya Mia”kata Rahma sambil memperkenalkan temannya.“Kenalin gw Via,qw duduknya disamping tembok dekat pintu sama Ovie”kataku memperkenalkan diriku kepada Mia“Aku Mia,low boleh tau kamu tinggalnya dimana”??Tanya Mia kepada Via.“Aku aslinya Banjarharjo,tapi disini aku ngekost”jawab ku.“Kapan-kapan kita main ke kosntnya Via,Gimana,??Rahma kamu juga ikut yach”??Mia melontarkan pertanyaan kepada Rahma“Itu ide yang bagus kita selalu kumpul-kumpul bareng dikosntnya Via,Gimana kalau kita buat genk saja?”usul Rahma“Aku setuju dengan pendapatmu.Nanti kita buat kaos yang sama,tapi dipikir-pikir nama genk nya apa yach”??Mia menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal karena begitu bingungnya.“Tapi maaf teman-teman bukannya aku menolak,tapi aku bener-bener gak setuju dengan pendapat kalian,aku ingin bersahabat dengan kalian.Tapi aku gak suka buat genk-genk seperti itu,takutnya kalau kita buat genk,banyak teman-teman yang benci dengan sikap kita yang buat genk seperti ini.”jelas aku“Ea,sich Vi,tapi……….”Sebelum Mia melanjutkan pembicaraannya bel sekolah pun berbunyi tanda peserta MOS kumpul di halaman sekolah untuk diberikan arahan dan himbauan dari kepala sekolah.Sungguh ribet dan susah kembali menjadi peserta MOS harus menggunakan kostum planet yang sungguh menyebalkan itu seperti pake kaos kaki yang berbeda,tasnya menggunakan kantong kresek,rambutnya di ikat lebih dari 10 buah,sungguh membosankan dan menyebalkan ketika dimoment-moment MOS seperti ini.Setelah kumpul di lapangan Rahma dan Mia senyum-senyum sendiri ,dan aku bingung kenapa mereka senyum-senyum tanpa sebab.Adakah sumbernya kenapa mereka senyum-senyum sendiri.Setelah aku perhatikan ternyata mereka tersenyum ketika melihat kakak Osis.Dan kemudian aku bertanya kepada Rahma,”Rah,kamu dan Mia senyum kenapa??”Tanya ku dengan penasaran.“Asal kamu tau aja ya Vi,aku dan Mia itu ngefens banget sama anak kelas X-2 itu,terus aku jatuh cinta sama cowok itu katanya sich namanya Dana”.jawab Rahma“Yang mana?”Tanyaku lagi“Itu yang paling cakep sendiri,Oa aku juga ngefens banget ama kakak OSIS,tapi jangan bilang sama Mia yach kalo aku ngasih tau ke kamu,aku itu ngefens banget sama Ka’Zaenal sedangkan Mia ngefens sama ka’Adit”.jelas Rahma“okey,tenang saja Rahma gw pasti gw bisa jaga rahasia ini kok,dijamin gak bakal bocor dech…….”kataku“Aku percaya kok sama kamu…..halah kaya ember saja bocor… .hehehehe”. Rahma sambil ketawaKetika asyik berbicara ternyata banyak pengarahan yang diberikan oleh kepala sekolah,sungguh menyesal sekali ku ini tidak mendengarkannya. Padahal banyak manfaatnya bagi kita khususnya bagi pelajar.setelah beberapa lama kemudian peserta MOS di bubarkan.  *   *   *   *   *   *   *   *   *   *   *   *   *    * Aku berfikir sepertinya enak sekali rasananya ketika menjadi anak SMA.Sama seperti yang aku rasakan saat ini sepertinya aku ingin cepat-cepat menggunakan baju putih abu-abu dan agar cepat diresmikan menjadi murid SMA,rasanya lama sekali menunggunya waktu seperti itu.Apalagi,rumahnya sangat jauh dari sekolah sungguh enaknya jauh dari orang tua dan bebas untuk pergi-pergi kemanapun yang kita inginkan bersama teman-teman barunyua.Tapi aku harus bisa mengendalikan diri dari pergaulan dizaman edan seperti ini,kalau kita mengikutinya maka kita akan masuk kedalam jurang neraka yang isinya orang-orang berdosa.Ketika mulai waktu peresmian hati semua siswa deg-degan.Apakah mereka siap belajar di SMA.Tapi aku akan berusaha agar aku menjadi siswa berprestasi disekolahan ini.Setelah pulang sekolah akupun melamun sejenak.Aduh….hari ini aku harus tinggal di rumah kost yang sangat sempit yaitu satu kamar ditinggal oleh dua orang,sungguh mengenaskan diriku ini,sudah begitu cari makan sendiri,mencuci pakaian sendiri,Sungguh mandiri rasanya semua kegiatan serba dikerjakan sendiri,tanpa minta bantuan orang tua.di benakku berkata”Aku harus bersikap dewasa dan jangan bermanja-manja terus dengan orang tua,Tapi apakah aku bisa??”.Tak beberapa lama ketika aku melamun ku merasa kaget karena munculah seorang gadis dan ibu kost ku.Gadis itu membawa koper,tak tau apa isi yang berada didalamnya.Bomkah atau perlengkapan lain?.Kemudian ku beranikan bertanya kepadanya.“Hi………kamu ngekost disini juga yach??”.tanyaku kepada gadis manis yang masuk kedalam kamarku ini.“Vi,kenalin ini Lina,teman satu kamar dengan kamu.”kata ibu kost sambil memperkenalkan teman satu kamar dan satu ranjang denganku itu.“Owg,ea……….semoga betah dikamar ini”kataku kepada gadis itu.“Saya tinggal dulu yach…Via tolong ajak ngobrol,dan semoga kalian akrab yach,…”seru ibu kostKemudian ibu kost meniggalkan kamarku dan memberikan senyum kepada gadis itu,sebagai isyarat untuk menyilahkan masuk kepada gadis itu.Dan gadis itu menaruh dan menata semua barang-barangnya,Sehingga tempatnya menjadi rapi lagi.Blackbarryku berbunyi tanda ada yang memanggil,kemudian kuangkat Blackbarryku itu.@”Hallo…….Assalamualaikum Wr.Wb,Maaf ini siapa? “Aku membiasakan diri mengucap salam ketika pertama mengangkat telpon.#”Waalaikumsalam Wr.Wb.Vi,ini aku Rahma,Oa aku boleh main ke kosnt kamu sekarang gak??”@”Owg….Rahma..Boleh-boleh saja.Sambil aku mau ngenalin teman satu kamar denganku.”#”Ntr sekitar jam 5 aku kesitu bareng sama Mia.Ku mau ngajak kamu kesuatu Café langgananku,yang makanannya serba lezat…okeyy”.@”okey dech……Btw kamu kesini naik apa?”.#”Gw mau bawa mobil sendiri donk…Biar kita puas.Yach udah Gw mau mandi dulu yach….Assalammualaikum”.@”Waalaikumsalam”.jawabkuRasanya lega ketika mau pergi meninggalkan kost.Jujur aku gak betah berlama-lama berada ditempat yang membosankan dan membuat hatiku jenuh seperti ini.Untung saja ada sahabat-sahabatku yang mengajak pergi jalan-jalan dan sahabatku akan mengenalkan tempat-tempat yang bagus yang berada dikota ini kepadaku.Aku mengambil handuk dan peralatan mandiku,dan aku persiapkan baju yang pantas untuk bepergian bersama sahabatku. Kemudian aku masuk kekamar mandi untuk mandi.Setelah selesai mandi, kemudian aku memanjakan wajahku dengan olesan cream pelembab dan ditaburi oleh bedak sehingga wajahku tampak lebih putih merona.Semoga banyak kaum adam yang nempel dan tergoda denganku.Aku semprotkan minyak wangi yang baru aku beli kemarin sungguh harumnya seperti bidadari yangi baru turun dari kayangan. Setelah beberapa lama aku menunggu Rahma dan Mia.Ternyata wajah Rahma yang khas hitam manis dan wajah Mia yang bertai lalat membuatku semangat karena bertemu dengan mereka sahabat-sahabatku yang kusayangi.“Kok,kalian Lama banget sich kesininya,wajahku sampai pegal karena ketakutan kalo bedaknya luntur..hehehe.”kataku“Halah…..dasar lho,,Maaf,gw tadi ngantar Mia dulu kesalon.”Rahma sambil melambaikan tangan sebagai tanda meminta maaf.“Eah…….Vi,maafin gw yach??soalnya tadi rambut gw kusut banget belum diberi vitamin……..hehehehe”tambah Mia“Owg……gak apa-apa kok,nyante saja,Oa sekarang langsung pergi yuck,tapi,,ku mau pamit sama Lina dulu yach”.“Lina?Lina siapa”Tanya Mia penasaran“Dia teman satu kamar aku”jawab Via singkat“owg….baru tau aku…..hee”Kemudia aku mencari Lina berada.Eits…….tenyata Lina sedang mencuci pakaian di sumur belakang.“Lin,gw mau pergi dulu yach,,”kataku pada Lina“Memangnya kamu mau kemana??”Tanya Lina“Mau,ke Café,di ajak sama teman-temanku,kamu mau nitip sesuatu gak??Tanyaku kembali barang kali Lina mau menitipkan sesuatu kepadaku“gw titip oleh-oleh saja yach??kata LIna singkat“okey…………………”Kami bertiga pergi meninggalkan kosnt.Mobil Honda jazz merah melaju kencang dan disupiri oleh gadis berbibir seksi seperti mulan jamela,yaitu Rahma.Aku duduk disamping Bu supir Rahma.dan Mia duduk dibelakangku dan Rahma.Tak beberapa lama kamipun sampai ketempat tujuan.kemudian kami berjalan menuju Café itu.ternyata Café itu berrnama Café Cinta Bambu.Dan aku berpikir di benaku gak masuk akal sekali nama Café ini.Memang ada yach Cinta Bambu.Ku bertanya-tanya maksud dan artinya itu apa??.Sampai di Café itu aku ditanya oleh Rahma dan Mia.“Vi,btw kamu sudah punya cowok belum”Dalam pikiranku bingung,”Aku bilang gak”Tapi bohong.”Bilang iya” gak enak.Terpaksa diriku ini berbohong walaupun pahit kalo berbohong itu.Tapi gimana lagi gak enak kalo bilang iya,soalnya kedua sahabatku belum mempunyai pacar.“Yeh……berarti kita jomblo semua dong,enak jomblo yach bahagia,daripada punya pacar bahagia tapi menderita……hehehe”kata MiaKita semuapun tertawa.sampai-sampai tidak ingat waktu yang sudah menunjukan pukul 6 sore.Adzan magribpun berkumandang kitapun bergegas membayar pesanan makanan yang telah kita makan.Setelah membayar kitapun menuju kemasjid untuk beribadah sholat maghrib.Setelah selesai sholat maghrib kamipun diajak Rahma main kerumah Rahma.Tapi aku menolak karena aku sudah ada janji dengan temanku.Aku berbohong lagi.Padahal aku janjian mau pergi dengan pacarku.“Yach…udah gak apa-apa….kapan-kapan saja yach main kerumah akunya”kata Rahma“Maafin aku yach Rah…aku menolak ajakan kamu”kataku“Gak apa-apa nyantai saja kali..Oa tapi kalian akan aku antar kok kerumah kalian masing-masing.”“Terimakasih yach Rah kamu sudah baik dengan kita.aku gak tw harus membalas kebaikan kamu dengan apa?”.Kemudian rahma mengantarkan aku dan Mia kerumah kita masing-masing.Aku merasa sudah banyak meropotkan Rahma dan Mia,Aku akan balas semua kebaikan kalian dengan selalu setia menjadi sahabat kalian. *   *   *   *    *    *    *    *   *    *   Kicauan burung menari-nari diangkasa ,Sungguh indah bila ketika memandangnya.Embun pagi menyejukan hati Semerbak wangi mawar membuat segar perasaan kita.Indahya alam ciptaan tuhan yang maha esa,Tak ada yang bisa menandinginya,Karena tuhan adalah sang kholik pencipta alam semesta.Ricuhan murid-murid SMA bagaikan burung-burung yang sedang menyanyi-nyanyi.Murid-murid mulai berdatangan menuju sekolah untuk menuntut ilmu,walaupun ada yang niat sekolah hanya ingin mendapatkan uang jajan dan ingin memiliki banyak teman.Murid-murid berdatangan ada yang naik motor,sepeda,naik bus mini,angkot,diantar orang tuanya menggunakan mobil,adapun jalan kaki.Bel sekolahpun berbunyi sebagai tanda waktu pelajaran dimulai.Murid-murid dengan tenang belajar disekolah.Hening sepi keadaan disekolah bagaikan tak berhunikan makluk,Seperti dihutan sepi sunyi.Bel istirahatpun berbunyi,murid-murid bagaikan pasukan burung yang keluar dari sangkarnya menuju kantin gaul bu ijah.Perut mereka terjadi perang dunia ketiga mereka berebut makanan dan cepat-cepat mendahulukan mengambil makanan.Aku tak nafsu untuk pergi ke kantin dan aku beranikan diri pergi ke perpustakaan.Setelah lamanya aku diperpustakaan datanglah seorang cowok ganteng yang diidam-idamakan oleh Rahma sahabatku sendiri yaitu Dana.“Hai…….vi kok sendirian saja disini.”kata cowok itu yang bernama Dana“Eah….teman-teman aku lagi ke kantin,padahal  aku diajak kekantin sama mereka tapi hati aku ingin pergi ke perpustakaan…….hehehe”kataku pada Dana“Oa……kamu les di Prima Eta yach??”Tanya Dana“Eah…..kok kamu tau sich…”jawabku“Kan aku juga les disitu,terus aku juga sering merhatikan kamu lho!! ”kata Dana“Memang kamu ruang berapa,kok aku gak pernah lihat kamu?”“Ruang 3. oa,kamu ruang 1 ya?”  “yapz……….”Aku tak ingin dekat-dekat dengan Dana,Tapi aku juga punya perasaan sama Dana,setelah aku putus dengan pacarku.Aku bingung  kalau aku berdekatan sama Dana nanti Rahma cemburu.Kemudian ku pamit sama Dana. “Dan aku mau ke kelas dulu”kataku pada Dana“Owg…..eah Vi silahkan” Kemudian aku menuju kekelas,sebelum masuk kekelas,dijalan aku ketemu Rahma.Aku menyapa Rahma dengan senyuman.Tapi apa yang Rahma kasih padaku,Rahma bersikap sinis.Aku bingung kenapa Rahma bersikap seperti ini kepadaku,Kemudian aku mencari Mia.Aku ingin menanyakan kepada Mia.Tentang sikap Rahma kepadaku.Setelah kutemukan Mia,ku langsung menanyakan kepada Mia.“Mi,aku boleh nanya sesuatu kepadamu gak?”tak sengaja air mataku membanjiri wajahkku yang lembut ini.“Nanya tentang apa?”“Tadi aku ketemu dengan Rahma,aku memberikan senyum kepada dia,Tapi dia tidak senyum balik,malah dia bersikap sinis kepadaku,Apa salahku Mi”.“Apa benar tadi kamu janjian sama Dana diperpustakaan,kok kamu bisa ngehianatin sahabat sendiri sich”.“Mi,tadi itu,aku gak sengaja ketemu Dana diperpustakaan,sumpah aku sebelumnya gak janjian,tolong bantuin aku,untuk jelasin ke Rahma Mi.”Aku memohon ke Mia agar dia bisa bantuin aku untuk jelasin ke Rahma.“yach udah….gimana kalau pulang sekolah aku temuin kalian berdua”“Terserah kamu Mi,yang penting Rahma tidak salah paham sama aku”Kemudian setelah pulang aku nungguin Mia dan Rahma di kantin gaul,setelah beberapa lama aku nungguin munculah mereka dari balik kelas.setelah aku melihat Rahma.Aku langsung peluk Rahma dan aku teteskan air mataku.kemudian aku memohon-mohon agar Rahma mempercayai penjelasin yang diberikan oleh aku padanya.“Rah,plis dengar penjelasan aku,aku gak ada hubungan apa-apa sama Dana,mana mungkin aku ngehianatin sahabat sendiri.”“terus kenapa tadi kalian berdua ketemuan di perpustakaan.”Tanya Rahma“aku gak sengaja ketemu di perpustakaan Rah,kalau kamu masih gak percaya,gimana kalau kamu nanya langsung sama Dananya?”“owg………..yach dech aku sekarang percaya kok sama kamu,masa aku percaya sama orang lain daripada sahabat sendiri,maafin aku juga yach Vi,,”.“Memangnya tadi siapa yang bilang sama kamu”.“Sudah,gak usah dibahas,gak penting”.Aku bingung kenapa Rahma langsung maafin aku,padahal aku baru sebentar jelasin kapada Rahma.leganya perasaanku ini.“Makasih Rah”.Kemudian kami pun saling berpelukan rasanya senang banget ketika kami baikan kembali.“Gimana kalau kita kumpul-kumpul di kosntnya Via?”usul Mia“Boleh,,yuck kita sekarang pulang.”ajaku“Gitu dong kita jangan bertengkar lagi…..okey”“okey bossssssss…………………….”kataku dan Rahma serempakKemudian kita bertiga  menuju ke kosntku.ternyata sebelum sampai di kosnt,dijalan kita bertemu dengan Dana.Dana menggunakan motor Vixion.Dan kemudian menghampiri kita bertiga.Ku tak sadar tenyata Dana malah mengajak ngobrol aku,Aku bingung aku harus melakukan apa?.Ya….tuhan tolonglah diriku.Aku tak ingin menyakiti perasaan sahabatku.Kemudian aku pindah arah,pertamanya aku jalan disebelah Rahma kemudian aku pindah didekat Mia,dan menjauhi Dana.Jadi Dana dan Rahma berdekatan. Setelah aku pindah arah dan tempat,kemudian Dana pamit untuk pergi duluan.Kemudian Rahma nangis dia lari sangat cepat dan tak taunya dibelakang ada mobil.Bukanya aku sok jadi pahlawan karena aku ingin menyelamatkan sahabatku.kemudian aku menyelamatkan Rahma dan tak taunya diriku yang tertabrak mobil.Aku tak sadar setelah kejadian itu.Aku dibawa mobil ambulance ke RS PANJI farma.Aku di bawa keruang UGD.Karena kecelakaan yang dialami aku sungguh parah.Isak tangis keluarga,Sahabat,teman-teman aku terdengar histeris.Tapi mataku tidak bisa terbuka lebar apakah aku sudah dipanggil oleh sang kuasa,berarti aku akan kehilangan semua orang yang aku sayangi.Aku dengar jeritan histeris,aku masih ingat apakah ini suara sahabatku Rahma.“Via,maafin aku,semua ini gara-gara aku,harusnya aku yang pantas mengalami penderitaan seperti ini,bukan kamu.”Bibirku ingin mengucapkan sesuatu tapi rasanya sulit dan kaku sekali untuk mengutarakan sepatah kata itu.Tuhan berika aku kesempatan untuk hidup aku ingin masih berada disamping seorang yang aku sayangi,dan aku belum bisa membalas kebaikan semua orang yang telah sayang padaku.   *    *    *   *    *    *   *    *   *   *      Setelah 3 bulan ku berada dirumah sakit,Ternyata hari ini aku diperbolehkan untuk pulang.Sungguh senangnya rasaku bisa berkumpul dengan orang-orang yang ku sayangi.Setelah kesehatanku stabil kembali,Aku diperbolehkan untuk berangkat sekolah.Setiap pagi kedua sahabatku itu selalu menjenguk dan menjemput aku.Dan aku bingung dengan Rahma,kenapa Rahma terlalu baik denganku dia selalu membawaku parsel yang berisi buah-buah segar seperti baru di petik dari pohonnya setiap pagi.“Vi,kamu sudah sembuh yach?kok mau berangkat sekolah sich”.Tanya Mia“Aku sudah baikan kok”.jelasku“Horeeeee…..berarti sahabatku sudah sembuh dan bisa berangkat sekolah seperti biasa”.kata Mia“Vi,aku minta maaf yach……gara-gara aku loh jadi kaya gini”.kata Rahma memohon maaf kepadaku“Gak apa-apa kok Rah,aku harus bisa menjaga kalian semua,kaliankan sahabat aku,aku  siap kok menyerahkan nyawa aku pada kalian.Aku hanya ingin melihat kalian selalu bahagia dan tidak bersedih”kataku Tak taunya mereka berdua menangis,Apakah kata-kataku tadi salah dan sangat menyakiti perasaan mereka.Kalau memang salah aku minta maaf sebesar-besarnya.Kemudian kita bertiga berangkat sekolah.Setelah disekolah teman-teman ku menyambut kedatanganku.Banyak yang menanyakan gimana kebarnya?sudah mendingan?maafkan aku gag bisa jenguk kamu,soalnya lagi sibuk?Ada yang bilang oa,ada salam dari Dana,katanya Dana juga kangen sama kamu?Teman-temanku berebut memegang tanganku,Bagaikan artis saja yang bertemu dengan fansnya.huft…….  *   *  *    *   *    *    *   *  *    *    *   Setelah pulang sekolah,Aku seperti biasa membuka kembali buku pelajaran.Setelah ku membuka buku,tak sengaja ku temukan secarik kertas yang beramplop.Ku buka perlahan-lahan,tapi kenapa jantungku ikut berdetak lebih kencang.kubaca perlahan-lahan. Dear Via….Izinkan aku untuk berkata jujur padamu,Sebelumnya ku minta maaf kalau aku sudah lancang mengirim surat ini.Aku sadar,aku bukan apa-apanya kamu.Aku juga tak pantas memilikimu.Tapi semakin ku pendam perasaan itu,semakin sesak rasanya dadaku ini kalau tak segera ditumpahkan.Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya.Tapi tiap kali aku ingin melepaskan diri darimu,Tapi tiap kali itu aku ingin semakin kuat untuk memelukmu. Dan aku merasa heran mengapa perasaan ini hanya terjadi padamu,mengapa tak tumbuh pada gasdis-gadis yang lain,Bagi anak-anak lain mungkin menilainya,Mereka lebih cantik darimu?Tetapi ini perasaanku,Aku justru suka padamu tak hanya karena kecantikanmu,Tapi juga karena innerbeauty mu sungguh menarik bagiku.Aku tak ragu lagi memilih gadis semacam kamu.Kamu ini memang tak ada duanya di dunia ini.Sudah beberapa lama ku pendam perasaan ini tapi baru kali ini ku beranikan diri utuk menyatakan kalau aku “CINTA dan SAYANG”sama kamu.Maafkan aku kalau aku tak gentel seperti anak laki-laki lain yang mengutarakan langsung di depan wajah dan bertemu langsung empat mata.  Tapi kalau kau mau agar aku langsung mengutarakannya aku akan mencoba,besok kita ketemu pulang sekolah di kelas X-9. Orang yang mencintaimuAdytia Pradana Putra  Aku bingung,Aku tak tau harus berbuat apa.aku bingung memilih salah satu ini CINTA atau SAHABAT.Kata-kata itu selalu menggoyang-goyang pikiranku.Aku punya persaan sama Dana dan aku juga gak mau menyakiti perasaan sahabatku.kenapa bisa terjadi pada aku,kenapa tidak Mia???Bukanya aku iri pada Mia,tapi karena perasaan bingung ini jadinya aku tak sadar menyalahkan Mia....ya tuhan tolonglah diriku ini,aku harus berbuat apa?.Kemudian aku berfikir,aku sudah janji hidup dan matiku akan ku pertaruhkan demi sahabatku yang ku sayang.Aku relakan Dana untuk sahabatku rahma.Aku tak ingn melihat sahabatku sedih.Aku sudah punya keputusan,aku gak akan terima Dana jadi pacarku,Tapi aku akan bersujud di depan Dana dan bermohon-mohon agar Dana mau jadi pacarnya Rahma.                                          ********************************                                                                         Sungguh panas siang ini,Tak seperti biasanya.Apakah perasaanku saja yang akan bertemu dengan Dana?.Tapi memang matahari sudah barada di atas ubun-ubunku,rasanya sangat menusuk.jam menunjukan jam 2. Bel sekolah tanda selesai pelajaran pun berbunyi.Burung-burung kembali berkicauan.meramaikan suasana gedung sekolah yang bertingkat ini.“Vi,aku pinjam buku Biologi kamu donk”.kata Rahma“Ini,Rah”.ku serahkan buku biologiku kepada Rahma“Makasih vi”.kata RahmaKemudian kitapun pergi berbeda arah.Rahma lewat selatan,tapi aku lewat timur,walaupun berbeda arah tapi tujuan kami satu.menuju pintu gerbang.Aku merasakan ganjil,kenapa aku,Rahma,Mia sekarang tidak dekat lagi,jarang kumpul-kumpul.Ada apa di balik batu?Apakah mungkin perasaanku saja.Ketika aku sedang duduk sendiri diserambi sekolah ku mendengar hentakan kaki yang menuju arahku,Setelahku lihat ternyata itu bunyi alas kakinya Dana.“Sudah lama,menunggu yach Vi…..?Tanya Dana“Lumayan lama”.“Maaf yach,tadi aku disuruh Bu Ita untuk mengumpulkan tugas”.“Owg……Oa…aku boleh Tanya sama kamu gak”Tanya ku pada Dana.“Boleh,apa sich yang gak buat kamu?”.kata Dana“Kamu bener sayang sama aku?”.Tanyaku pada Dana.“Ea…aku sayang banget sama kamu,aku ingin bisa memilikimu selamanya”.kata Dana“Kalau kamu sayang sama aku,tolong ngertiin keputusan aku,jangan menolak apa  yang akan aku katakana padamu?,pliss”.“Emang apa yang akan kamu katakana pada aku”.“Pliss jangan terlalu berharap lebih kepada aku,aku juga sayang sama kamu,Tapi gw gak mau menyakiti perasaan sahabat gw”.“Maksud kamu apa Vi??...”“Rahma…sahabat aku telah sayang sama kamu dari pandangan pertamanya ketika MOS,dan kamu tau kenapa kemarin aku bisa ketabrak mobil”.“Gak….”“Ingat gak waktu kamu menghampiri aku.ketika kita sedang berjalan bertiga”.“Eah….aku masih ingat”,“Waktu itu juga dia sangat sakit hati ketika dia melihat kamu menghampiri dan mengajak ngobrol aku?,kemudian dia lari,aku mengejarnya,Tak taunya dibelakang Rahma ada mobil yang berlari sangat kencang,kemudian gw menolong Rahma,eitsssss tak taunyaaku yang kena”.“Terus apa yang harus aku lakukan?”.“Sebelum terlambat  nanti atau besok kamu tembak dia, plisss demi aku kalau kamu memang sayang sama aku”.“Jadi kamu gak sayang sama aku”.“Dan aku sayang banget sama kamu,Tapi aku tak ingin persahabatan aku hancur”.“Baiklah aku akan lakukan demi orang yang ku sayangi”.“Makasih banget yach Dan.”Kemudian aku dan Dana berpelukan.Sungguh sulitnya perkorbanan cinta dan sahabat.Kemudian sebelum pulang aku mencari kertas cinta yang diberikan oleh Dana,Setelah ku ingat ternyata surat itu aku selipkan di buku biologi,Ternyata buku biologiku di pinjam oleh Rahma.Kemudian ku minta Dana untuk mengantarkan aku kerumah Rahma sebelum telat,semoga Rahma belum membukanya.Jalan sangat macet,Dan aku bingung,sepertinya ada kecelakaan.Akupun menghampiri korban kecelakaan itu sebelum sampai kesitu,Blackbarry ku berdering.#”Hallo….Vi,ini tante Sinta  mamahnya Rahma.”@“Owg…ea tante ada apa?.”#”Apa Rahma sudah sampai di kosntnya kamu”.@”Maaf tante Via sedang dijalan,”.#”Tante punya firasat buruk,takut kenapa-kenapa dengan Rahma,soalnya dia sedang sakit,padahal tante sudah melarangnya tapi dia tetap saja memaksa”.@”baik tante,nanti kalau saya ketemu Rahma,saya akan langsung kabarkan ketante.”#”Terimakasih yach Vi”.@”Sama-sama Tante”.Setelah telponnya mati,saking penasaranya aku langsung menuju tempat kecelakaan itu.Aku dan Dana menuju tempat itu,ketika aku melihat korbanya yang gak ku sangka dan ingin ku menangis dan menjerit ternyata yang kecelakaan itu adalah Rahma sahabatku sendiri, ya…..tuhan cobaan apalagi yang engkau berikan kepada aku.“Rahma…………………….”jerit histerisku,aku langsung tak sadarkan diri karena kaget melihat sahabatnya kecelakaan yang mengenaskan ini.Setelah ku sadar ku langsung lari-lari ketempat Rahma berada,kemudian Rahma mengatakan sedikit kata untukku.“Vi,maafkan aku,low aku punya salah sama kamu selama ini.”“Kamu gak punya salah sama aku,tapi aku yang punya salah sama kamu Rah”.“Nanti low aku sudah meninggal,kamu dan Mia,harus tetap setia seperti dulu lagii,jangan  terpisahkan walau ajal menjemput seperti kita ini”.“Kamu jangan bilang seperti itu Rah,kamu pasti kuat.”“Gak Vi,aku udah gak kuat lagi,jaga Dana baik-baik,ku ikhlas melepaskann cintaku buat Dana untukmu ”.“Tapi,Rah”.“Sudahlah,ku akan simpan dan ku ingat semua kebaikan dan akan kuukir namamu dihatiku.”Kemudian Rahma dibawa ke RS Harapan Bangsa napas sesak Rahma muncul.Apa yang terjadi pada Rahma?...Tapi apa yang ku dengar dari dokter,yaitu kata-kata yang tak patut disampaikan kepadaku.“Rahma sudah di panggil oleh sang kuasa”“Gak,mungkin dok?”.“Kami sudah berusaha ternyata Rahma tidak bisa tertolong,Tapi Tenang,kami akan menyelidiki dari penyebab semua ini”.Kemudian aku tak sanggup melakukan apa-apa hanya menangis dan menangis.“Dan,apakah penyebab ini semua adalah surat yang kamu berikan kepada gw Dan?”.“Kamu jangan berpikir kaya gitu dulu”.“Tapi,seandainya ea……….berarti aku pembunuh dong”.“Vi,jangan bilang kaya gitu,aku jadi merasa salah juga”.Datanglah Mia dan keluarganya Rahma,kemudian aku langsung memeluk mamahnya Rahma.“Tante maafin Via”.“Sudah sayang,jangan meratapi seperti itu,bagaimana keadaan Rahma”.kata Tante Sinta.Ternyata Tante Sinta mamahnya Rahma belum tau kalau anaknya sudah di cabut nyawanya oleh malaikat izroil.Sungguh mengenaskan apabila ia mandengarkan kata-kata itu.“Tante,Rahma sudah gak ada”.“Maksud kamu apa?”“Maksudnya Via,nyawanya Rahma sudah tidak bisa tertolong lagi Tante”.kata Dana“Gak mungkin,pasti kalian salah lihat”.“Tante lihat sendiri saja”kata Dana“Kamu jangan ngarang Dan,Jangan buat kita semua panik”.Aku tak sanggup mengatakan sepatah katapun kepada tante Sinta.Air mataku bercucuran membanjiri semua wajahku.Ku tak rela ditinggalkan Rahma.Apakah ini yang terbaik untuk ku??.Rahma kenapa engkau meninggalkan aku.Aku sadar kamu seperti ini gara-gara aku,pasti kamu membaca surat dari Dana,dan waktu itu pula pasti kamu mau menemui ku tapi kamu sudah dicabut nyawa duluan.Tapi,aku akan ingat kata-kata terakhir darimu dan akan selalu ku ukir namamu Rahma di dalam hatiku.Semoga persahabatanku dengan kamu serta Mia juga kan tetap abadi selamanya,,aaaammmiinnnn……walaupun ajal telah menjemputmu Rahma.Hidupku tak lagi indah sudah dua kali ku merasakan seperti ini dulu ditinggal oleh pacarku dan sekarang ditinggal sahabatku yang ku sayang.Rasanya lebih baikku ikut mereka kesurga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar